BPBD Gencar Perisapkan Antisipasi Bencana Di Kabupaten Bogor

by -17 views

Publikbogor.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengantisipasi puncak musim penghujan akhir 2020. Sejumlah persiapan terus dilakukan sebagai antisipasi dan kesiapsiagaan pemerintah untuk menghadapi sejumlah potensi bencana yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu.

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor untuk melakukan pemetaan potensi bencana di sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor.

 

Tak hanya itu, Burhanudin juga meminta kepada BPBD Kabupaten Bogor, untuk menginventarisir seluruh perlengkapan dan armada yang dimiliki. Karena, dalam mengantisipasi kebencanaan di Kabupaten Bogor.

 

 

Apalagi, sebagian besar kecamatan di Kabupaten Bogor memiliki potensi bencana yang relatif cukup tinggi. “Kita harus persiapkan dari jauh hari. Belajar dari pengalaman awal tahun lalu,” katanya.

 

Menurutnya, ada beberapa perlengkapan tanggap bencana yang sampai saat ini belum dimiliki Pemkab Bogor. Yakni kendaraan yang berfungsi sebagai rumah sakit lapangan dan mobil pemancar sinyal untuk memudahkan komunikasi petugas di lapangan. “Sebenarnya rumah sakit lapangan atau RS Mobile sangat penting. Dua armada itu yang kita mesti punya,” ungkapnya.

 

Kendaraan operasional yang berfungsi sebagai rumah sakit lapangan, dinilai perlu dimiliki oleh Pemkab Bogor. Sebab, saat terjadi bencana nanti, mobil tersebut memiliki peran vital untuk mengobati korban bencana dan petugas yang terluka. “Untuk penanganaan medis awal saya rasa itu sangat perlu kita miliki,” ucapnya.

 

Bahkan, mobil pemancar sinyal untuk memudahkan komunikasi petugas di lapangan, juga dinilai tak kalah penting dari kendaraan rumah sakit lapangan. Karena, beberapa wilayah di Kabupaten Bogor terkadang sulit sinyal.

Kesiapsiagaan bencana ini merupakan wujud dari tanggungjawab pemerintah. Dalam melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat. Sebab, pemerintah mesti bertanggungjawab atas apa yang menimpa masyarakat. Terlebih jika hal tersebut terjadi lantaran bencana alam. “Intinya kita harus siap siaga jelang puncak musim penghujan ini. Minimal kita mesti siapkan semuanya,” tutupnya.

 

Menanggapi hal itu, Kepala BPBD Kabupaten Bogor Yani Hasan akan segera merumuskan proses penganggaran kedua armada tersebut. Pihaknya akan berusaha melakukan pengadaan dua armada tersebut pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor 2021 mendatang.

 

“Itu kan perintah dan kita siap mempersiapkan. Akan seperti apa mobilnya, mobil komunikasinya seperti apa, mobil rumah sakit lapangannya seperti apa, akan kita siapkan untuk dimasukkan di tahun anggaran 2021 nanti,” katanya.

 

Menurutnya, kedua armada tersebut memang perlu dimiliki oleh Pemkab Bogor. Sebab, sejumlah wilayah yang ada di Kabupaten Bogor memang sulit mendapatkan akses sinyal.

 

“Daerah pelosok di kita memang masih banyak yang sulit sinyal. Mungkin dari situ pak sekda ingin kita punya mobil pemancar sinyal untuk area blank spot atau susah sinyal. Apalagi kita memang cukup kesulitan pada saat penanganaan bencana awal tahun kemarin,” katanya.

 

Saat ini, BPBD Kabupaten Bogor memang belum memiliki sejumlah armada yang mampu untuk mengatasi sinyal dan rumah sakit lapangan. “Kita baru memiliki kendaraan operasional sebanyak delapan unit, yang terdiri dari truk dan mobil bak. Sementara mobil tanki kita ada empat unit, 20 perahu karet dan belasan unit mobil dansow,” tukasnya

 

Sumber : Radar Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *