Kota Bogor Miliki Kampung Aman Covid-19

by -13 views

Publikbogor.com – Kota Bogor miliki kampung Aman Bencana Covid-19 (ABC) di Gang Pelita, RW 18, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat. Kampung tersebut dijadikan proyek percontohan untuk kampung lainnya di masa pandemi covid-19.

 

“Kampung ABC ini salah satu upaya bersama-sama dari pemerintah, masyarakat, komunitas, tim penggerak PKK untuk mengubah perilaku masyarakat menghadapi Pandemi covid-19 melalui Kampung ABC,” ujar Camat Bogor Utara, Marse H. Saputra saat ditemui di Balai Kota Bogor, Rabu, 11 November 2020.

 

Pihaknya membuat konsep Kampung ABC mengingat yang paling banyak tertular dari klaster keluarga. Sehingga penanganan awal seharusnya ada di rumah.

 

“Kalau bicara rumah bicara tentang ketahanan keluarga dan peran wanita, peran ibu sangatlah penting,” jelasnya.

 

Ia menuturkan, dipilihnya Kelurahan Tegal Gundil sebagai pilot projects, karena Kelurahan Tegal Gundil merupakan kelurahan zona merah pertama. Sebanyak delapan kasus terkonfirmasi positif covid-19.

 

Meski baru berjalan sepekan, saat ini sedikitnya 100 Kepala Keluarga (KK) sudah menjadi bagian dari program Kampung dan Rumah ABC di Kota Bogor. Dia mengungkap target Kampung dan Ruamh ABC mencapai 500 KK.

 

“Di Kampung ABC ini kami telah menyusun berbagai langkah-langkah, mulai dari preventif, promotif, rehabilitatif, dan kuratif. Di langkah preventif dimulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan mandi setelah aktivitas di luar rumah,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, di sisi promotif, pihaknya melakukan sosialisasi dan zoom meeting dengan masyarakat sambil menempelkan stiker cermin diri di depan rumah warga. Warga kemudian akan berswafoto dan dikirim di grup whatsApp.

 

Cermin diri bertujuan agar saat warga akan keluar rumah bisa melihat cermin, dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan mandi.

 

“Untuk rehabilitasinya, kami mensosialisasikan penggunaan disinfektan bakar herbal untuk pencegahan tertular covid-19 di dalam rumah,” papar Marse.

 

Masih kata dia, untuk langkah kuratif di Kampung ABC, ada pemasangan sticker A untuk rumah yang anggota keluarganya terkonfirmasi positif dan pemasangan sticker B untuk rumah di kanan, kiri, depan dan belakang rumah pasien terkonfirmasi positif. Serta sticker C untuk rumah yang mengantisipasi penularan covid-19.

 

“Warga di rumah B dan C ini akan membantu pemantauan di rumah terkonfirmasi positif covid-19 dan mengumpulkan koin Untuk Biaya Sehat covid-19 (UBI Sehat) membantu kebutuhan keluarga yang terkonfirmasi positif karena harus isolasi mandiri,” tutupnya.

 

Pemerintah melalui #satgascovid19 tak bosan-bosannya mengampanyekan #ingatpesanibu. Jangan lupa selalu menerapkan 3M, yakni #pakaimasker, #jagajarak dan #jagajarakhindarikerumunan, serta #cucitangandan #cucitanganpakaisabun.

 

Sumber : Medcom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *