Penampakan Kuntilanak di Nanggung Gegerkan Warganet

by -15 views

Publikbogor.com – Viral, sesosok penampakan hantu kuntilanak bergaun merah gegerkan warganet, dari keterangan foto itu diambil di Kampung Teluk Waru, Desa Curug Bitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, yang di unggah melalui akun Facebook (FB) milik warga setempat.

 

“Hati-hati pada orang-orang yang pada lewat tengah malam sekarang dia menampakan diri lagi, teman saya habis berkeliling pulang tengah malam melihat sesosok perempuan bergaun merah, ini bukan mitos tetapi dia menampakan nyata,” tulis keterangan dalam foto yang memperlihatkan sesosok penampakan hantu kuntilanak bergaun merah yang diunggah akun facebook Liawati.

 

“Kok bisa tertangkap kamera si bund?” tanya akun FB Mbamine.

 

“Serem amat ya teh siang-siang juga sekarang gak bakal berani bawa motor sendri,” komentar pemilik akun FB Umarr HaniefurQon.

 

Saat di konfirmasi, pemilik akun FB Liawati menyampaikan, bahwa foto yang diunggahnya tersebut milik temannya yang bernama pak Surya.

 

“Foto itu diambil teman saya dekat saung milik saya yang sudah dirobohkan dekat dengan lokasi penemuan mayat dalam koper waktu itu, mangkanya tanjakan itu dinamakan tanjakan koper sekarang sama warga,” kata Liawati melalui sambungan teleponnya, Minggu (15/11/2020).

 

Pemilik foto tersebut Surya mengaku, Foto itu diambil saat ia sedang melintas bersama satu temannya di lokasi yang dekat dengan penemuan mayat dalam koper.

 

“Saat itu saya sedang melintas sekitar jam 19.30 WIB bersama teman saya Dadi, melewati bekas longsor terus melewati bekas gubuk nya ibu Lia kemudian ada penampakan,” akunya.

 

Sementara, Sekertaris Desa (Sekdes) Curugbitung Dede Taufik menyatakan, bahwa ia baru mengetahui hal tersebut dan akan menelusuri kebenarannya.

 

“Wah, saya baru tau informasi itu kang, nanti coba saya telusuri kebenaran foto tersebut kang,” pungkasnya.

 

Dede Taufik menghimbau, kepada warga untuk tetap berhati-hati karena memang dilokasi yang disebut-sebut warga dengan sebutan ‘tanjakan koper’ itu terbilang sepi.

 

“Saya menghimbau kepada warga untuk berhati-hati saat melintas, apalagi malam hari, karena memang di lokasi itu sepi, jarak antara satu kampung dengan kampung lainnya juga berjauhan,” ujarnya.

 

Sebagai informasi. Sejak penemuan mayat dalam koper pada Minggu, 10 November 2019 lalu, warga sekitar menamai tanjakan itu dengan sebutan ‘tanjakan koper’ hingga berita ini diturunkan foto tersebut sudah 6 kali dibagikan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *