Presiden Jokowi Akan Tinjau Simulasi Vaksin Covid-19 di Bogor

by -11 views
Presiden Jokowi bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat kunjungan ke Kalteng, Kamis 9 Juli 2020 /Laily Rachev

Publikbogor.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau simulasi pemberian vaksin antivirus Corona atau Covid-19 di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu 18 November 2020.

Rencananya vaksinasi antivirus Corona Kota Bogor akan menjadi rujukan bersama 3 lokasi lain Puskesmas Abdi Zaenal di  Bali, RSPI Sulianti Saroso Jakarta, dan RS di Ambon.

Rencananya Presiden Jokowi akan meninjau simulasi pada  Rabu pagi sekitar pukul 09.00. Berdasarkan agenda Pemerintah Kota (pemkot) Bogor peninjauan simulasi akan didampingi juga para menteri terkait dan Wali Kota Bogor Bima Arya.

Sementara, Pemerintah pusat pun terus mematangkan dan rencana vaksinasi dilakukan Desember 2020. Pemberian vaksin itu mundur dari rencana semula pada November bulan ini.

 

Persiapan meliputi distribusi vaksin dari hulu ke hilir lokasi vaksin, persiapan logistik, hingga proses alur pemberian vaksin nantinya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bogor yang juga Wakil Ketua Satgas Covid Kota Bogor, Dedie A Rachim menyebutkan, untuk simulasi harus dipetakan dahulu siapa saja yang menerima vaksin.

 

Dedie melanjutkan, untuk Kota Bogor akan menyeleksi warga yang akan mengikuti uji coba vaksin, jumlahnya kurang lebih sekitar 350 orang.

Diutamakan para tenaga kesehatan (nakes), petugas laboratorium, petugas pemulasaraan jenazah, sopir ambulans, penggali kubur dan petugas-petugas yang berada di garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Kota Bogor.

Untuk pelaksanaan vaksinasi sepenuhnya tanggung jawab pemerintah pusat. Pemkot Bogor ujar Dedie adalah mempersiapkan proses simulasi, tenaga personil dan daftar warga yang akan menerima vaksin.

 

Satu hal yang perlu diingat adalah orang yang akan diberi suntikan vaksin harus sehat, bebas dari Covid-19 dan itu harus diuji melalui tes usap (Swab test) atau Rapid Test.

Selain itu, Pemkot Bogor juga bertanggung jawab untuk mengajak masyarakat agar tidak takut akan vaksin. Sebab, hal ini adalah sebuah harapan besar agar masyarakat bisa kembali pulih di era yang disebut new normal.

“Masyarakat nanti menyambut kedatangan vaksin sebagai satu harapan, bahwa tidak perlu lagi nanti ke depan ada ketakutan akan pandemi Covid-19. ”

 

“Tapi justru ini adalah sebuah harapan besar dari kita semua kembali pulih di era yg disebut new normal,” tutupnya

 

Sumber : Isubogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *