Babinsa Koramil Jasinga Evakuasi Mayat Bayi Mengambang di Sungai Cidurian

by -

Publikbogor.com – Babinsa Koramil Jasinga bersama masyarakat mengevakuasi mayat korban tenggelam yang terseret arus sungai Cidurian yang diketemukan warga sekitar di kampung parung sapi Desa Sipak Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor pada senin (28/12/20) pukul 11.30 wib

Muhammad Azel Bin Iyat bocah laki laki usia 2 tahun merupakan warga Kampung Kalong Sawah Desa Kalong Sawah Kecamatan Jasinga yang hanyut terbawa arus sungai Cidurian saat main bersama temannya.

PJS, Danramil Jasinga Kapten Armed Dudung Abdul Rozak, menuturkan, awalnya warga yang sedang melintas lewat jembatan melihat sesosok mayat anak laki-laki yang tersangkut batu di sungai Cidurian, namun warga langsung meminta bantuan dan melaporkan penemuan mayat anak laki laki tersebut kepada Babinsa desa setempat.

“Ya kejadian tersebut adanya laporan dari masyarakat ke Babinsa dengan penemuan mayat disungai cidurian, lalu Serka Bangbang Edi Babinsa langsung mengecek TKP dan melaporkan kejadian itu untuk segera dilakukan evakuasi korban,”terangnya kepada wartawan (28/12/20).

Lanjut Dudung menjelaskan, Babinsa langsung berkordinasi dengan Polsek Jasinga dengan adanya penemuan mayat anak kecil itu untuk dilakukan evakuasi bersama masyarakat.

“Korban langsung di bawa ke rumah duka dikampung Kalong sawah Rt 01/06 Desa Kalong sawah Kecamatan Jasinga untuk dilakukan pemakaman,”ujarnya.

Sementara itu Kapolsek Jasinga AKP Lukito menjelaskan, telah mendapat laporan dari warga Parung sapi Desa Sipak bahwa telah di temukan seorang anak kecil usia 2 tahun sudah meninggal yang diduga terseret arus sungai Cidurian. Korban Azel (2) ditemukan warga tepatnya di bawah jembatan sungai Cidurian di kampung parung sapi Desa Sipak Kecamatan Jasinga.

Menurut keterangan saksi sekitar jam 10.00 wib, Ibu ILAH yang merawat korban mengatakan anaknya hilang.

Kemudian warga sekitar ikut bantu mencari akan tetapi tidak di temukan kemudian kejadian tersebut sekitar jam 12.00 wib, di umumkan melalui pengeras suara mesjid.

Sekitar tiga puluh menit kemudian jam 12.30 wib, korban ditemukan di sungai Cidurian di bawah jembatan kp. Parung sapi dalam keadaan sudah meninggal dunia.

“Saat ini jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,”pungkasnya.
(*)

 

Publikbogor.com – Babinsa Koramil Jasinga bersama masyarakat mengevakuasi mayat korban tenggelam yang terseret arus sungai Cidurian yang diketemukan warga sekitar di kampung parung sapi Desa Sipak Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor pada senin (28/12/20) pukul 11.30 wib

 

Muhammad Azel Bin Iyat bocah laki laki usia 2 tahun merupakan warga Kampung Kalong Sawah Desa Kalong Sawah Kecamatan Jasinga yang hanyut terbawa arus sungai Cidurian saat main bersama temannya.

 

PJS, Danramil Jasinga Kapten Armed Dudung Abdul Rozak, menuturkan, awalnya warga yang sedang melintas lewat jembatan melihat sesosok mayat anak laki-laki yang tersangkut batu di sungai Cidurian, namun warga langsung meminta bantuan dan melaporkan penemuan mayat anak laki laki tersebut kepada Babinsa desa setempat.

 

“Ya kejadian tersebut adanya laporan dari masyarakat ke Babinsa dengan penemuan mayat disungai cidurian, lalu Serka Bangbang Edi Babinsa langsung mengecek TKP dan melaporkan kejadian itu untuk segera dilakukan evakuasi korban,”terangnya kepada wartawan (28/12/20).

 

Lanjut Dudung menjelaskan, Babinsa langsung berkordinasi dengan Polsek Jasinga dengan adanya penemuan mayat anak kecil itu untuk dilakukan evakuasi bersama masyarakat.

 

“Korban langsung di bawa ke rumah duka dikampung Kalong sawah Rt 01/06 Desa Kalong sawah Kecamatan Jasinga untuk dilakukan pemakaman,”ujarnya.

 

Sementara itu Kapolsek Jasinga AKP Lukito menjelaskan, telah mendapat laporan dari warga Parung sapi Desa Sipak bahwa telah di temukan seorang anak kecil usia 2 tahun sudah meninggal yang diduga terseret arus sungai Cidurian. Korban Azel (2) ditemukan warga tepatnya di bawah jembatan sungai Cidurian di kampung parung sapi Desa Sipak Kecamatan Jasinga.

 

Menurut keterangan saksi sekitar jam 10.00 wib, Ibu ILAH yang merawat korban mengatakan anaknya hilang.

 

Kemudian warga sekitar ikut bantu mencari akan tetapi tidak di temukan kemudian kejadian tersebut sekitar jam 12.00 wib, di umumkan melalui pengeras suara mesjid.

 

Sekitar tiga puluh menit kemudian jam 12.30 wib, korban ditemukan di sungai Cidurian di bawah jembatan kp. Parung sapi dalam keadaan sudah meninggal dunia.

 

“Saat ini jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,”pungkasnya.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *