Mapolresta Bogor : Situasi Pandemi Tidak Mengurangi Penyalahgunaan Narkotika

  • Bagikan

Publikbogor.com – Ditengah pandemi virus Corona, tampaknya hal tersebut tidak menyurutkan para kurir Narkoba jenis Sabu, Ganja, dan Tembakau Sintetis/Gorila berhenti untuk beroperasi.

 

Nyatanya, Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polresta Bogor Kota, berhasil mengungkap 18 kasus peredaran narkotika diwilayah Kota Bogor, Jawa Barat.

 

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Hendri Fiuser mengatakan, peredaran narkotika di Kota Bogor ditengah pandemi kali ini masih terus berjalan. Hal itu dibuktikan oleh jajarannya yang berhasil mengungkap 18 kasus selama November 2020.

 

“Situasi pandemi ini tidak mengurangi penyalahgunaan narkotika ini. Buktinya jajaran Satnarkoba berhasil mengungkap 18 kasus,” katanya kepada wartawan saat konferensi pers di Mapolresta Bogor Kota, Rabu (2/12).

 

Menurutnya, dari pengungkapan 18 kasus ini pihaknya berhasil meringkus 21 orang, yang mayoritas sudah dewasa (Bukan Pelajar).

 

“Mereka ini kurir atau pengedar. Mereka juga melakukan pengedaran narkotika ini dengan sistem terputus,” imbuhnya.

 

Ia menjelaskan, dari pengungkapan kali ini pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa 102 gram Sabu, 171 gram Ganja dan 281 gram Narkotoka jenis Sintetis atau Gorila.

 

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa dua bong alat penghisap Sabu, tiga Handphone, dan enam timbangan.

 

“Mereka ini sasarannya usia produktif mulai dari 25-40 tahun. Ini semuanya pelaku orang Bogor Raya, mereka ditangkap di berbagai wilayah. Tapi kebanyakan mereka ini ditangkap di Tanahsareal,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, pelaku juga mengedarkan barang-barang haram ini melalui aplikasi WhatsApp.

 

“Atas perbuatannya, 21 kurir atau pengedar ini harus dikenakan pasal 112 ayat 2 dan 114 ayat 1, serta 111 ayat 1, undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” tukasnya.

 

(Tim Publikbogor)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *