Nenek di Tenjo Meninggal, Diduga Tersambar Petir

by -

Publikbogor.com – Seorang wanita berusia 56 tahun bernama Sumarni warga Kp. Nangerang Desa Cilaku Kecamatan Tenjo meregang nyawa diduga tersambar kereta Comuterline saat berjalan kaki, Jumat (4/12/2020).

 

Informasi yang berhasil dihimpun, kejadian tersebut sekitar pukul 06.50, Wib di perlintasan kereta listrik tepatnya di Kampung Dukuh Maja RT 004 /002 Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, dengan luka berat di kepala.

 

Menurut keterangan warga Desa Tenjo Iwan Setiawan (36) mengatakan, seorang wanita tengah berjalan di rel kereta api yang datang dari arah Rangkasbitung menuju Jakarta.

 

“Ibu itu katanya sedang berjalan di rel kereta mau mencari anak laki-lakinya, dia (korban-red) terserempet dan mengalami luka di bagian kepala, saya tidak tahu jelasnya karena korban sudah di pinggir rel dan banyak warga juga yang melihat,” terangnya.

 

Sementara itu, kapolsek Parungpanjang Kompol Suhartoyo dalam keterangan tertulisnya, ia mengatakan, korban memiliki riwayat penyakit Pikun, menurut keterangan dari keluarga.

 

Menurut Suharto, sebelumnya korban sekitar pukul 05.00 Wib keluar dari rumah dengan tujuan ke stasiun KA Tenjo dengan berjalan kaki untuk mencari anak laki satu-satu nya yang bekerja di Tanjung Priuk – Jakarta.

 

“Sekitar Pukul 06.30 wib dari arah Rangkas – Jakarta melintas KA dan korban terserempet hingga korban mengalami luka cukup parah di bagian kepala, tangan sebelah kanan dan kaki kanan patah hingga mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP,” pungkasnya.

(“)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *