,

Penyaluran Banprov Tahap 4 di Cisarua Nanggung Tidak Efektif

by -

 

Publikbogor.com – Penyaluran bantuan provinsi (Banprov) Jawa Barat tahap 4 dinilai tidak efektif, hal itu diungkapkan oleh Kepala Desa Cisarua H.Ipit Idris, pada saat penyaluran Banprov yang berlangsung di Aula Kantor Desa setempat pada, Sabtu (26/12/20).

 

“Akibat penumpukan memang disini pihak bank nya tidak efektif, kalo menurut saya. Sudah saya sampaikan di grup (WA-red) bahwa pembagian hari ini tidak efektif lah, parah saya bilang, mendingan karang taruna. Karang taruna bisa komunikasi, kemarin yang 150 ribu ditambah sembako tapi nggak sulit kan. Lah ini uang 100 ribu saja warga di persulit,” ungkap H.Ipit Idris kepada wartawan di ruang kerjanya kemarin.

 

Ipit idris juga mengeluhkan penggunaan surat keterangan (Suket) Kartu Keluarga dan KTP tidak bisa digunakan warganya dalam penyaluran banprov tersebut padahal ia menilai Suket sudah kuat menurut hukum.

 

“Awalnya menggunakan Suket aja nggak bisa, padahal Suket itu dasar hukumnya sudah kuat. Tadi sudah marah-marah saya, jadi kalo masyarakat tidak di bantu dengan cara lain ya susah lah, ini tidak akan tersalurkan, ” keluh Ipit.

 

Ipit menjelaskan, adapun besaran Banprov tahap 4 tersebut mengalami penurunan nominal bantuan yang di terima KPM.

 

“Sebelumnya Bansos berisi sembako dan uang tunai, sedangkan pada penyaluran tahap 4 ini bansos hanya berupa uang tunai sebesar 100 ribu rupiah,” jelasnya.

 

Ipit meminta, untuk kedepannya tidak ada lagi sistem penyaluran bantuan sosial yang mendadak.

 

“Jadi harapan kedepannya sistem seperti ini jangan dipakai lagi, sistem mendadak seperti ini, saya jadi sasaran masyarakat, Desa jadi jelek,” tutup Ipit.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *