Tren Peredaran Narkoba di Bogor Tahun 2020 Dengan Cara Ini

by -

Publikbogor.com- Selama 2020 Polres Bogor berhasil mengamankan 311 tersangka pengedar Narkoba di Kabupatem Bogor, Jawa Barat.

Jumlah itu dinilai turun sebanyak 11 persen (Turun 40 tersangka),  dibandingkan 2019 yang mencapai 351 tersangka.

Kapolres Bogor, AKBP Roland Ronaldy mengatakan, dari 311 tersangka 2020 pihaknya berhasil mengamankan menyita puluhan kilo gram ganja, sabu dan ribuan obat terlarang serta minuman keras (Miras).

“Tahun 2020 ini kita berhasil amankan 311 pelaku, barang bukti yang diamankan seperti ganja seberat 20.400.78 gram, sabu 3.242,59 gram, sedian farmasi 12.989 butir, ekstasi 1.623 butir,” katanya saat pres rilis di Mapolres Bogor, Selasa (29/12/2020).

“Terus tembakau sintetis 6.307,81 gram, biang tembakau sintetis 54 gram, serbuk ekstasi 1.500 gram, psikotropika 33 butir, pohon ganja berukuran sedang sebanyak 3 pohon, miras 52.682 botol, ciu 11.924 liter dan tuak 91 drigen,” sambung Roland.

Tak hanya itu, jelang akhir tahun kali ini pihaknya juga turut menyita puluhan buah petasan dan kembang api di 40 kecamatan yang ada di Bumi Tegar Beriman.

“Selama dua hari ini kita berhasil menyita petasan 34.137 buah dan kembang api 327 buah, hasil dari operasi polsek-polsek yang ada di Kabupaten Bogor,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Kasat Narkoba Polres Bogor, AKP Eka Candra menuturkan, untuk tren peredaran Narkoba di Kabupaten Bogor selama 2020 kali ini, yakni dengan sistem tempel dengan menunjukkan gambar dan peta kepada pembelinya.

“Tren tahun ini kebanyakan sistem peta melalui gambar yang dikirim kurir, atau sistem tempel lah kalau sering kita sebut. Hampir semuanya seperti itu,” tuturnya.

Tak hanya itu, ada juga peredaran Narkoba yang dikirim melalui jasa ekspedisi yang dikirim untuk ke luar pulau. Namun, rata-rata semuanya ganja dan sintetis.

“Ada juga peredaran untuk pengiriman ke luar daerah menggunakn jasa ekspedisi, tapi hanya jenis ganja dan sintetis,” ucapnya.

“Saya mengimbau kepada karyawan jasa ekspedisi, jika mencurigakan untuk diperiksa terlebih dahulu. Baru, setelah mendapatkan adanya barang haram itu lapor ke kita,” sambungnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan melakukan sweeping di tempat-tempat wisata seperti kawasan Puncak Bogor jelang tahun baru. Jika ada yang kedapatan maka akan dilakukan penindakan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Kita akan lakukan sweeping di tempat-tempat wisata jelang tahun baru ini, kalau ada yang kedapatan menggunakan narkoba, kita akan kenakan sesuai dengan pasal narkoba,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *