, ,

Yayasan Balarenik Santuni 200 Anak Yatim Pondok Pesantren di Sukajaya

by -

Publikbogor.com – Dengan semangat hari kesetiawanan sosial nasional (HKSN) Yayasan Balarenik Cabang Jawa Barat Santuni 200 anak yatim, yang berlangsung di halaman pondok pesantren Albarokah Kampung Cidoger, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. pada, Sabtu (26/12/2020).

Hadir dalam kegiatan yang bertema ‘Membuka pintu hati untuk berbagi’ tersebut Camat Sukajaya yang di wakili oleh Kasie PKM Umang, Kepala Desa Sukajaya yang diwakili Staf Desa Herlan, Ketua MUI Sukajaya Ust Nadi, Pembina Yayasan Balarenik Pusat Agusman AKS, Ketua Yayasan Balarenik Cabang Jawa Barat Pandi Wahono, IPSM Se -kecamatan Sukajaya.

Camat Sukajaya yang diwakili Kasie PKM Umang dalam sambutannya menyampaikan, terimakasih Kepada Yayasan Balarenik atas kegiatan santunan anak yatim tersebut.

“Kami atas nama Kecamatan Sukajaya menyampaikan terimakasih kepada Yayasan Balarenik dan tidak lupa juga kami menyampaikan pesan dari pak Camat mengingat Pandemi Covid-19 untuk tetap menjaga protokol kesehatan, menjaga jarak dan memakai masker,” ujarnya.

Ketua Yayasan Balarenik Cabang Jawa Barat Pandi Wahono menyampaikan, bahwa terlaksananya kegiatan santunan terhadap 200 anak yatim dan duafa di wilayah Kecamatan Sukajaya tersebut terselanggara atas partisifasi dari para donatur dengan memberikan uang tunai, pakaian, vitamin dan makanan.

“kita akan selalu memberikan apa yang kita mampu, tujuan kita adalah menyantuni anak yatim dan ini adalah pengumpulan dari para donatur sehingga terlaksana acara santunan pada hari ini, semoga anak-anak yang kita sanyuni itu kelak menjadi anak-anak yang berguna, cerdas dan pandai,” ungkapnya.

Pandi Wahono juga mengatakan, selain menyantuni anak yatim dan duafa kegiatan tersebut juga diisi dengan kegiatan Trauma Healing yang di lakukan oleh Yayasan Hardini yang dipadu oleh Mahasiswa FKIP Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor.

“Kita juga bekerjasama dengan UIKA beberapa dosen dan mahasiswa yang sedang kegiatan tarauma healing untuk melupakan kejadian trauma masa bencana tanah longsor awal 2020 kemarin dan kegiatan ini kita sandingkan menjadi satu kegiatan santunan dan trauma healing untuk anak-anak yang kemarin melihat langsung kejadian bencana tanah longsor kemarin,” katanya.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *