Camat Ciomas: Ada 20 Orang Terjaring Razia PPKM

  • Bagikan

Publikbogor.com – Kaum Laki-laki paling banyak yang terjaring razia PSBB Pembelakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Rabu, (13/01/2021).

Mereka yang terjaring razia di ganjar sangsi sosial yakni push up, menyanyi lagu Indonesia Raya dan Menyapu Jalan.

Camat Ciomas Charuka Julianto mengatakan, penerapan PSBB PPKM lebih ketat dari PSBB yang biasa. Sejak dibelakukannya PSBB PPKM, pihak Muspika Kecamatan Ciomas mengelar razia promkes di depan halaman Kantor Kecamatan Ciomas.

Saat digelar razia, masih banyak warga yang belum sadar akan pentingnya mengunakan masker dan penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid 19.

“Ada 20 orang yang terjaring razia PSBB PPKM dan rata-rata pelangarnya Laki-laki. Mereka di berikan sangsi sosial yakni push up, menyanyi lagu Indonesia Raya dan menyapu Jalan,” ujar Chaeruka mantan Camat Leuwiliang.

Chaeruka menambah chek poin di masa PSBB PPKM ada dua titik yakni di Terminal Laladon dan Depan halaman Kantor Kecamatan Ciomas. Kegiatan ini dilakukan rutin setiap hari dengan tujuan memberikan efek jera kepada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.

“Alasan merka tidak mengunakan masker rata-rata beralasan lupa. Ada juga yang bawa masker tapi tidak di pakai,” ungkapnya.

Tak hanya razia protokol kesehatan, sambung Chaeruka. Pihaknya juga tak henti-hentinya mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Termasuk, mensosialisasikan kepada restoran, mini market untuk tutup sebelum 19:00 WIB.

“Jika masih ada restoran, mini market yang masih buka di atas pukul 19:00 Wib kena sangsi penutupan. Kita juga tidak lagi mensosialisasikan 3M tapi sekarang ini lebih 5M yakni Jaga Jarak, Pake Masker, Cuci tanggan, menghindari kerumunan dan meningkatkan Imun tubuh, ” tukasnya.

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *