Harga Anjlok, Peternak Ayam Petelur Terancam Bangkrut

  • Bagikan

Publikbogor.com – Harga Telor anjlok para peternak ayam petelur terancam bangkrut. Anjloknya harga telur ayam sudah hampir sebulan banyak dikeluhkan para peternak ayam petelur. Pasalnya anjloknya harga telur dibarengi tingginya harga pakan ayam sehingga untung dari penjualan telur tak sebanding.

 

“Harga telur turun drastis dari harga awalnya 22 ribu rupiah kini harga telur 19, 300 rupiah. Sedangkan harga pakan ayam naik dari semula 270 ribu rupiah kini per karung 280 ribu rupiah belum harga obat naik cukup tinggi dari mulanya 800 ribu rupiah sekarang 1,8 juta per botol 500 ml ,”beber Pemilik ternak ayam petelur di Desa Tegal, Kecamatan Kemang Edi Setia, kepada wartawan, Rabu (27/1/2021).

 

Dengan tingginya harga pakan ayam dan obat sedangkan harga telur ayam anjlok tentu sangat terasa sekali dampaknya pada pendapatan.

 

“Kalau penjualan si tidak menurun tapi ini margin keuntungan sangat tipis karena harga pakan ayam naik terus sebulan ini udah dua kali naik,”kata Edi.

 

Selain itu Edi menceritakan cuaca yang tak menentu juga berdampak pada produksi telur. Musababnya ayam ayam ini banyak yang sakit sehingga berpengaruh pada produksi telur.

 

“Di kandang ayam saya ini ada 3500 ekor ayam petelur tapi saat musim hujan gini 1000 ekor ayam cuma satu peti, biasanya 1000 ekor tiga peti,”tuturnya.

 

Ia pun berharap pemerintah segera menstabilkan harga telur seperti semula karena jika harga telur terus anjlok dan harga pakan ayam naik para peternak ayam petelur yang kecil bisa alami kebangkrutan.

 

“Karena untuk bayar pegawai dan beli pakan ayam yang harganya tinggi kalau harga telur ayam rendah bisa bangkrut,”pungkasnya.

 

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *