LG Sodorkan Modal Rp 137,2 Triliun Untuk Kembangkan Baterai Mobil Listrik

  • Bagikan

Publikbogor.com – Perusahaan teknologi LG resmi menanamkan modalnya di Indonesia untuk mengembangkan industri sel baterai kendaraan listrik yang terintegrasi dengan pertambangan.

 

Ini ditandai dengan ditandatanganinya nota kesepahaman (MoU) antara LG dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

 

Dikutip dari akun resmi Instagram Kementerian BUMN, @kementerianbumn, penandatanganan (MoU) tersebut telah dilaksanakan pada 18 Desember lalu di Seoul, Korea Selatan.

 

“MoU berisi tentang kerjasama proyek investasi raksasa dan strategis di bidang industri sel baterai kendaraan listrik terintegrasi dengan pertambangan, peleburan (smelter), pemurnian (refining) serta industri prekursor dan katoda,” tulis Kementerian BUMN, dikutip Kamis (31/12/202020).

 

Agar pengembangan industri baterai terlaksana, LG pun menyetujui untuk menggelontorkan investasi sebesar 9,8 miliar dollar AS atau setara Rp 137.2 triliun (asumsi kurs Rp 14.000 per dollar AS).

 

Dalam pelaksanaannya nanti, LG akan bekerja sama dengan konsorsium tambang energi MIND ID yang terdiri dari PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), PT Aneka Tambang (ANTM), PT Pertamina, dan PT Perusahaan Listrik Negara.

 

Selain itu, pemerintah juga menekankan penggunaan produk dalam negeri dalam MoU pengembangan industri baterai itu.

 

“Nota kesepahaman memprioritaskan produk lokal untuk meningkatkan daya saing dan produktivitas industri nasional,” tulis Kementerian BUMN.

 

(Kps)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *