Pemdes Leuwiliang Bongkar Warung Remang-Remang

  • Bagikan

Publikbogor.comDibantu Anggota Pol PP Kecamatan pemerintah Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Minggu (24/1/2021) membongkar puluhan warung dekat kawasan Terminal Leuwiliang. Warung tersebut dibongkar lantaran diduga dijadikan warung remang-remang.

Kepala Desa (Kades) Leuwiliang, H Iman mangatakan semua warung yang berjumlah hampir 60 warung dari pertigaan lampu merah lingkar Galuga sampai Terminal di Bongkar.

Menurut Iman selain membuat kumuh warung-warung tersebut diduga disalah gunakan.

“Banyak laporan dari diduga warung tersebut dijadikan bukan semestinya orang berjualan,”kata Iman, kepada wartawan.

Iman mengatakan, Kecamatan Leuwiliang yang dikenal sebagai kota santri tentu harus menjaga dan mempertahankan sebutan kota santri itu.

“Kami tidak ingin di kawasan Desa Leuwiliang yang memang dekat terminal dijadikan ajang yang hal hal yang menjurus negatif,”kata Imam.

Dalam Pembongkaran itu tegas Iman tidak ada perlawanan. Selanjutnya setelah dibongkar ia berharap tidak ada lagi warung remang-remang.

“Insya Allah di tata lebih rapih lagi dan Insya Allah berfungsi tuk Berjualan ‘ ekonomi masyarakat murni.”pungkasnya.

 

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *