Sangat Disayangkan, Pencairan BST di Rancabungur Warga Abaikan Prokes

  • Bagikan

Publikbogor.com – Pemerintah gencar-gencarnya melaksanakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) untuk menekan angka penyebaran virus Covid 19. Hal itu nampaknya tidak berlaku di Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor.

 

Di lokasi terlihat antrean masyarakat saat akan mencairkan bantuan sosial tunai (BST). Masyarakat sama sekali tidak takut akan penyebaran Covid-19 dengan berkerumun menunggu antrean. Dugaan masyarakat minim sosialisasi PPKM. Padahal seperti diketahui Kepala Desa Rancabungur, Sumantri saat ini terpapar Covid 19 dan diisolasi di RSUD Cibinong.

 

“Iya saya juga khawatir dengan antrean ini. Saya akan menegur warga saya juga baru datang. Iya menurut staf Kepala Desa terkena gejala covid 19,” ujar Sekdes Desa Ramcabungur M. Yanto.

 

Di lokasi yang sama salah satu warga yang ikut mengantre Susi mengatakan, dirinya tidak mengetahui antrean akan sepanjang ini. Dirinya datang antrean sudah panjang dan padat. Dirinya juga takut akan terpapar covid 19 karena kerumunan warga yang padat.

 

“Takut sih takut ya mau gimana lagi, saya datang sudah panjang antreanya. Makanya masker saya tidak dilepas. Seharusnya untuk menghindari penumpukan warga pihak desa membagi waktu,” pungkasnya.

 

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *