UPT Cigudeg Tak Mau Disalahkan Soal Korban Kecelakaan Karena Jalan Berlubang

  • Bagikan

Publikbogor.com – Banyaknya jalan berlubang meskipun sudah ditambal sulam, sampai memakan korban kecelakan, Kepala UPT Jalan dan Jembatan UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah VI Cigudeg tak mau disalahkan korban kecelakan karena jalan berlubang.

 

“Sebetulnya tidak hanya ruas jalan itu yang menimbulkan banyak kecelakaan, kalo kita perhatikan bahwa faktor kecelakaan tidak hanya dari jalan yang berlubang,” kata Kepala UPT Jalan dan Jembatan wilayah VI Cigudeg Punti Minesa saat dikonfirmasi, Jumat (15/1/2021).

 

Namun, ia tak menampik memang untuk kerusakan di ruas jalan Panjaungan- Nanggung itu kita sudah lakukan tambal sulam, hanya saja di akhir tahun itu kerapkali sering terjadi hujan di belakangan ini jadi menimbulkan jalan terkikis.

 

Ia mengatakan, dengan kondisi sebelumnya memang jauh berbeda sebetulnya karena keruksakannya memang kedalamannya cukup dalam.

 

“Kemaren di liat dari foto-foto yang ada di media juga sangat berkurang, terus kemudian Kalo menurut warga setempat juga memang kejadiannya memang, karena lalu lintas, itukan ada truk hebel, ya artinya kalo menurut saya memang cuman untuk ke depan mungkin kita akan prioritaskan ruas-ruas nya memang rentan, di tahun depan karena memang tahun ini juga belom di mulai rangkainya,” kata Punti.

 

Sebelumnya warga masyarakat Nanggung menambal jalan Ace Tabrani Nanggung secara swadaya. Hal itu dilakukan bentuk protes dan sindiran terhadap pemerintah terkait rusaknya jalan yang diduga jadi pemicu kecelakan beberapa waktu lalu hingga adanya korban jiwa.

 

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *