Diduga Dua Warga Positif Covid-19, Kades Purwabakti Malah Susah Dihubungi

  • Bagikan

Publikbogor.com – Pemerintah Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan yang dipimpin Kepala Desa Tajudin Arifin pasalnya sulit dihubungi dan terkesan tertutup bahkan menurut informasi yang didapat, bahwa Kepala Desa Tajudin jarang ngantor dan sering gonta ganti nomor telepon selulernya sehingga menyulitkan warga dalam mendapat pelayanan.

Bahkan menurut salah satu Lembaga Desa yang enggan disebutkan namanya menyayangkan, saat ia hendak berkoordinasi terkait ada salah satu warga yang diduga terpapar Covid-19.

“Susah pak dihubunginya, bahkan nomor teleponya sering gonta-ganti kita kan jadi sulit, apalagi saat ini ada warga yang akan isolasi mandiri nih karena Covid,” ujarnya kepada wartawan pada, Selasa (02/02/2021).

Bahkan, kata dirinya itu menyebut, bahwa Kepala Desa dan Sekertaris Desa (Sekdes) jarang datang ke kantor sehingga hal itu menyulitkan warga saat membutuhkan pelayanan.

“Kalau dibilang capek mah capek lah sama Kepala Desa, karena mau minta data apapun susah,” cetusnya.

Sementara saat hendak dikonfirmasi, Kepala Desa Tajudin Arifin dan Sekdes Wahyu tidak ada di kantornya, saat ditanya kepada salah satu staf pelayanan Suryani mengatakan, bahwa Kepala Desa tidak ada di kantor.

Dihubungi melalui selulernya dan pesan singkatnya pun Kepala Desa Tajudin Arifin belum memberikan keterangan.

“Kepala Desa tidak ada, Sekdes juga tidak ada pak,” singkat salah satu staf pemerintahan Suryani kepada wartawan.

Suryani juga membenarkan, adanya dua warga yang terpapar Covid-19 di Desa Purwabakti itu.

“Satu di Kampung Padajaya dan satu lagi di Kampung Pensiun, saat ini juga saya sedang berkoordinasi dengan Dengan Bidan Desa terkait penanganan awalnya, saat ini warga yang terpapar Covid-19 itu dilakukan isolasi mandiri,” ucapnya.

 

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *