Lama Terbengkalai, Pasar Rakyat Leuwisadeng Direncanakan Jadi Terminal Agro Bisnis

  • Bagikan

Publikbogor.com – Pasar Rakyat Leuwisadeng yang berada di Kampung Kosol RT 07, RW 04 Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng direncanakan akan menjadi terminal agro bisnis.

Hal itu diungkapkan Camat Leuwisadeng Rudy Mulyana usai acara musyawarah perencanaan pembangunan (Musrembang) tingkat kecamatan untuk perencanaan Tahun 2022 yang digelar secara Virtual dan pembatasan peserta yang hadir di Aula Kantor Kecamatan Leuwisadeng.

“Insya Allah Pasar rakyat leuwisadeng kita ajukan untuk kegiatan terminal agro bisnis, jadi di situ dikemas. Sehingga itu akan lebih mahal, selama ini memang sudah terlaksana itu tetapi di gudang masing-masing kalo nggak salah, nanti kita arahkan,” kata Rudy Mulyana kepada wartawan pada, Kamis (04/02/2021).

Dalam Musrembang itu dihadiri Para Kepala Desa, Polsek, Koramil dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Leuwisadeng.

“Kita yang hadir masih dibatasi karena ada online dan ada yang tatap muka sekitar 25 orang terdiri dari Kepala Desa dengan UPT, sementara, dinas-dinas terkait kita pakai zoom Meeting, Dewan juga sebenarnya ada jadi kita semuanya memantau, ” tambah Rudy Mulyana.

Ia juga memaparkan, bahwa Kecamatan leuwisadeng mendapat pagu indikatif sebesar 13 Milyar, sementara usulan yang sudah masuk ke sistem informasi Pembangunan Daerah (SIPD) itu baru 18 Milyar, sementara yang belum ke input 18 Milyar.

“Sebenarnya kebutuhan pengajuan dari kecamatan Leuwisadeng itu sekitar 34 M jadi masih ada sekitar 20 M yang memang tidak teranggarkan, mungkin itu di situ berlaku segala prioritas,” paparnya.

Ia berharap apa yang diinginkan segala prioritas, bisa terpenuhi dengan anggaran yang ada karena itu real kebutuhan masyarakat.

“Usulan-usulan yang memang kita rekap di Musrembang Desa sehingga itu mejadi skala prioritas Kecamatan,” pungkasnya.

 

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *