Meresahkan, “Ngompreng” Masih Jadi Trend Dikalangan Remaja

  • Bagikan

Publikbogor.com – Baru-baru ini Satpol PP dan Tagana Kecamatan Cigudeg telah mengamankan sedikitnya 8 (delapan) orang remaja yang terjaring di jalan raya Cigudeg saat hendak menghentikan truk besar.

Pasalnya, anak-anak remaja itu kerap kali sengaja menghadang truk untuk mengompreng, selain meresahkan warga tentunya hal itu juga membahayakan bagi keselamatan mereka.

“Berdasarkan laporan dari warga banyak anak-anak yang meresahkan masyarakat, dengan cara memberhentikan mobil besar seperti truck, mobil bak terbuka bahkan truk tronton, untuk ngompreng,” Kata Tagana Kecamatan Cigudeg Mega kepada wartawan, Rabu (10/02/2021).

Mega mengatakan, pihaknya langsung melakukan pendataan serta memberikan sanksi fisik seperti push-up serta menghubungi pihak keluarga anak-anak tersebut untuk memberikan efek jera.

“Pemerintah akan sering melakukan Patroli ke lokasi seperti itu dan diberikan tindakan agar anak-anak tidak balik lagi kesitu,” kata Mega.

Lebih lanjut Mega mengungkapkan, saat ini aksi nekad para remaja itu lebih meningkat dibanding tahun sebelumnya.

“Dibandingkan dulu, kalau dulu kan cuma anak-anak sekolah saja, kalau sekarang kebanyakan disengaja, ini dari satu titik ke titik lain, kembali lagi ke titik awal seperti itu kebanyakannya jadi bulak balik gitu aja nggak jelas,” ujarnya.

Mega berharap, bahwa masalah anak jalanan merupakan persoalan kompleks yang solusinya tak bisa hanya dilakukan satu instansi namun harus bersama masyarakat.

“Perlu gerak cepat pemerintah untuk segera membuat sistem perlindungan anak secara menyeluruh agar bisa mengembalikan anak dari jalanan ke keluarganya di rumah,” harapnya.

 

 

(Andri)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *