PPKM di Wilayah Leuwiliang Dan Leuwisadeng Diperketat

  • Bagikan

Publikbogor.com – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tahap 1 sudah berlangsung sejak 11 sampai 25 Januari dan Tahap 2 diperpanjang sampai tanggal 8 Februari 2021, PPKM tersebut dengan dilaksanakan operasi yustisi yang rutin dilaksanakan guna mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes).

Babinsa Desa Leuwiliang Peltu Adi Kusdiawan mengatakan, masih banyak ditemukan masyarakat yang tidak disiplin dalam penerapan disiplin Prokes termasuk tidak menepati himbauan agar semua kegiatan termasuk kegiatan ekonomi, warung dan kios serta tempat umum yang berpotensi memicu kerumunan agar di tutup.

“Oleh sebab itu berdasarkan hasil rapat unsur muspika kecamatan Leuwiliang dan sesuai aturan yang berlaku maka anggota koramil Leuwiliang beserta unsur muspika, Koramil, Polsek, Satpol PP serta dinas perhubungan mengambil tindakan tegas terukur dengan melaksanakan Penertibaan Kios di area terminal karena terindikasi buka malam hari di luar batas waktu dan tidak mengindahkan intruksi petugas setelah beberapa kali diingatkan sesuai kesepakan akhirnya dibongkar”, ungkapnya pada, Kamis (04/02/2021).

lanjut, Peltu Adi menambahkan bahwa telah di adakan pembongkaran kios kios yang ada di sekitar terminal Leuwiliang.

“Iya Kami bersama unsur aparat yang lain Polsek, Koramil, satpol PP melaksanakan pembongkaran warung warung serta kios kios di sekitar terminal leuwiliang yang tidak mengindahkan himbauan pemerintah tentang pembatasan jam operasional selama masa pandemi Covid 19 ini”, ujarnya.

Peltu Adi juga menyampaikan, rangkaian kegiatan lain juga melakukan sidak Protokol kesehatan saat kegiatan pengajian di Ponpes Khotimul Azmi

“Memberikan peringatan dan menghimbau kepada Panitia dan peserta agar mematuhi Prokes dan diberikan 1 Exsemplar Pergub/Perbup untuk di pedoman setiap menyelenggarakan kegiatan,” pungkasnya.

 

(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *