Pasha Ungu Dikabarkan Jadi Bakal Calon Walikota Bogor 2024

  • Bagikan

Publikbogor.com – Wakil Sekjen PAN Sigit Purnomo alias Pasha Ungu ramai digadang warganet menjadi Wali Kota Bogor pada 2024 mendatang. Menanggapi hal tersebut, Partai Amanat Nasional yang dikendarainya menyebut Pasha punya pengalaman cepat memahami kebutuhan masyarakat.

 

“Pasha itu sebagai pernah seorang wakil wali kota di Kota Palu dan sempat menjabat sebagai Plt Walikota Palu untuk beberapa bulan, saya kira memiliki kinerja yang cukup baik,” kata Sekjen PAN Eddy Soeparno diwawancarai di Hotel Swiss-Belinn Bogor, Selasa 2 Maret 2021.

 

Eddy menuturkan meskipun vokalis band Ungu itu belum punya banyak pengalaman sebagai sebagai wali kota, berpolitik maupun pengalaman administrasi pemerintahan. Namun, kata Eddy, Pasha merupakan kader PAN yang cepat belajar beradaptasi dan memahami kebutuhan masyarakat.

 

“Sangat cepat beradaptasi dan sangat cepat bisa memahami kebutuhan masyarakat. Nah saya kira sosok Pasha itu memilik  kans (peluang) yang bagus untuk bisa berlaga di pilkada,” katanya.

 

Namun demikian, lanjut Eddy PAN belum memutuskan apakah Pasha akan maju sebagai calon kepala daerah atau calon legislatif (Caleg) pada pemilu 2021 mendatang. PAN akan menentukan kader yang akan maju dalam kontestasi politik tersebut

 

“Tetapi juga memiliki kans yang bagus jika nanti kita dorong salah seorang caleg unggulan tahun 2024.

Nah, karena Pilkada Pilpres jadi satu di 2024 nanti, PAN akan menentukan siapa kader unggulannya yang akan maju di Pilkada siapa yang akan maju di pemilihan legislatif,” kata Eddy.

 

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya memberi komentar terkait nama Pasha Ungu jika maju sebagai Wali Kota Bogor. Menurutnya, 2021 tahun akan menjadi tahun untuk mempersiapkan menghadapi Pilkada Kota Bogor.

 

“Menuju 2024 saya kira sangat wajar kalau mempersiapkan dari sekarang ya. Saya pun waktu itu mempersiapkannya 3 tahun sebelumnya dari tahun 2011 saya mulai sosialisasi kepada warga turun bersama menangani persoalan. Jadi saya kira lebih baik, lebih cepat lebih baik ya,” kata Bima.

 

Bima pun berpesan agar Pasha tidak tampil di akhir waktu dekat Pilkada. Selain itu, harus memahami persoalan sehingga memahami kebutuhan warga Bogor.

 

“Jangan ketika diujung saja. Siapapun itu harus mau turun, harus mau memahami persoalan  warga sehingga kemudian bisa paham sebetulnya yang dibutuhkan oleh Kota Bogor gitu,” ucapnya.

 

Namun demikian, lanjut Bima, dirinya mengaku belum menemui Pasha untuk membahas terkait Pilkada Kota Bogor. “Enggak belum (membahas beretemu),” ungkapnya.

 

(Viva)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *