Klub Sultan Di Liga 2 2021, Ada Raffi Ahmad

  • Bagikan

Publikbogor.com – Liga 2 2021 akan menghadirkan pertarungan para ‘sultan’. Ada empat klub yang status kepemilikannya berganti dan dibeli investor kakap.

Keempat klub tersebut adalah Cilegon United, Martapura FC yang berubah nama menjadi Dewa United, Putra Sinar Giri (PSG) yang pindah ke Pati, dan Persis Solo. Sebelum itu pada akhir 2019 ada Persiba Balikpapan dan Muba Babel United.

 

Diakuisisinya saham keempat klub tersebut memunculkan istilah pertarungan para ‘sultan’ di Liga 2 2021. Mengapa disebut pertarungan para sultan? Sosok yang membeli saham keempat klub tersebut dikenal tajir melintir.

 

Dengan latar kekayaan yang mereka miliki, klub-klub ini diyakini akan membangun skuad juara dengan dana jor-joran. Tokoh-tokoh muda ini pun digadang-gadang membuat perubahan besar dengan membangun fasilitas latihan modern.

 

Seperti apakah kekayaan para pemilik klub sepak bola baru Indonesia tersebut? Berikut ini adalah gambaran kekayaan para pemilik baru klub-klub Liga 2 2021, yang dirangkum CNNindonesia.com dari berbagai sumber.

 

1. Rans Cilegon FC (Raffi Ahmad)

Tak ada angin tak ada hujan, artis dan presenter Raffi Ahmad, mengumumkan pembelian saham Cilegon United melalui media sosial. Raffi tak sendiri. Pengakusisian saham ini merupakan kongsi dengan dua rekannya.

 

Keduanya adalah Presiden Direktur Prestige Motorcars Rudy Salim dan Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Donny Oskaria. Kolaborasi tiga sosok kaya raya ini diyakini membuat The Volcano, julukan Cilegon United, jadi garang.

 

Adapun tokoh utama yang dimunculkan atau ditonjolkan dalam aksi bisnis ini adalah Raffi Ahmad. Pada pertengahan 2020, Raffi mengatakan kepada Tukul Arwana bahwa total kekayaannya lebih dari Rp100 miliar.

 

2. Dewa United (Garibaldi Thohir)

Sama seperti Cilegon United, Dewa United juga dimiliki tiga sosok kaya raya. Klub yang berganti nama dari Martapura FC ini dikuasai Mahendra Agakhan Thohir, Garibaldi Thohir, dan Kevin Hardiman.

 

Salah satu dari ketiga sosok ini, yaitu Garibaldi, bahkan masuk daftar 20 orang terkaya Indonesia 2020 versi Forbes. Garibaldi berada di peringkat ke-15 dengan kekayaan mencapai US$1,65 miliar atau setara Rp24 triliun.

 

Dengan kekayaan sebanyak itu, bukan mustahil Dewa United dalam beberapa tahun ke depan akan menjadi klub kaya baru seperti Bali United.

 

3. PSG Pati (Saiful Arifin)

Pada 16 Desember 2020 Wakil Wali Kota Pati Saiful Arifin resmi mengakuisisi saham Putra Sinar Giri (PSG). Tak hanya menguasai, Saiful juga memindahkan markas klub dari Jember, Jawa Timur, ke Pati, Jawa Tengah.

 

Sebelum membeli PSG, Saiful terlebih dahulu membangun fasilitas lapangan sepak bola. Setelah itu, pria 46 tahun ini mendirikan sekolah sepak bola dengan nama Safin Football Academy.

 

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada Desember 2020, Saiful Arifin punya total kekayaan lebih dari Rp185 miliar, tepatnya Rp 185.160.067.342.

 

4. Persis Solo (Kaesang Pangarep)

Terakhir ada putra Presiden RI Joko Widodo, Kaesang Pangarep, yang membeli saham Persis Solo. Kaesang tak sendiri, melainkan berkongsi dengan Kevin Nugroho dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

 

Begitu proses legalitas pengalihan saham rampung, Kaesang dengan lantang menyatakan naik ke Liga 1 adalah harga mati. Artinya, Kaesang harus menggelontorkan dana segar untuk belanja pemain dan pelatih.

 

Kaesang menguasai 40 persen saham, disusul Kevin Nugroho dengan 30 persen, dan Erick Thohir dengan 20 persen.

 

(Cnn)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *